Selasa, 28 Juni 2011

Untukmu, Adonis Blue..

Kau, bagaikan Adonis blue..

Kau terbang ke sana, kemari,
tak ada yang bisa menangkapmu..
Warna biru mu, membuat hati ku tenang..
Indahnya sayap mu, membuatku terpana..
Kau sangat mempesona..

Kau, bagaikan Adonis blue..

Aku ingin menjadi Horseshoe vetch,
yang selalu kau hampiri..
Aku ingin menjadi Horseshoe vetch,
yang selalu kau cari..
Aku ingin menjadi Horseshoe vetch,
yang selalu kau inginkan..
Aku ingin menjadi Horseshoe vetch,
yang selalu kau butuhkan..
Aku ingin menjadi Horseshoe vetchmu...

Kau, bagaikan Adonis blue..

Ah, mengapa kau bagaikan Adonis blue?

Kau begitu indah..
Aku tak sanggup menatapmu..

Kau begitu indah..
Aku tak dapat menggapaimu..

Kau begitu indah..
Aku tak pantas untuk memilikimu..

-KAi-

Minggu, 26 Juni 2011

Qualia - UVERworld


Hei, gue baru aja mendapatkan lagu baru dari seseorang.. *entah baru atau lama, atau emang gue yang ketinggalan* :3 ini dia~


Qualia

UVERworld

It's time now
See me now
Ah やっと出逢えたんだね

初めからそうだった
僕らは誰かと比べられ生きてきて
笑おうとした

そんな世界で二人は
お互いの幸せを願えるんだね
僕の欠伸が君にうつった
君の明日が全てに変わった

億千の巡り会いの中で
最後までこの出逢いを 僕は欲しがるだろう
綺麗に着飾るための言葉
そんなものに意味は無い 必要無い

心臓にも無い 脳にも無い
どこにも見当たらない心
二人の間なら
確かに感じられる

逢えない日の寂しさがほら
一緒に居る時間の充実さを証明した
Ah 特別な時に変わって行くよ

想いを辞したんじゃない ねぇ ねぇ
伝えたい感情が ねぇ

隣でここぞって時に言葉が
こんなに溢れてるのに何も言えなくなる

大切なことは大切と思うことを
ありきたりな言葉に 全部を込めるよ

心臓にも無い 脳にも無い
何処にも見当たらない心
君を想う時は 確かに熱く揺れてる

億千の巡り会いの中で
最後まで君のことを 僕は欲しがるだろう
綺麗に着飾るための言葉
そんなものに意味は無い 必要無い

心臓にも無い 脳にも無い
どこにも見当たらない心
君といる時は確かに感じてる
優しく全てを包み込んで行く

It's time now
See me now
Ah やっと出逢えたんだね
---------------------------------



Romaji

It's time now
See me now
Yatto deaetanda ne

Hajime kara sou datta
Bokura wa dare kato kuraberare ikite kite
Waraou to shita

Sonna sekai de futari wa
Otagai no shiawase wo negaeru nda ne
Boku no akubi ga kimi ni utsutta
Kimi no ashita ga subete ni kawatta

Oku sen no meguri ai no naka de
Saigo made kono deai wo boku wa hoshi ga aru darou
Kirei ni kikazaru tame no kotoba
Sonna mono ni imi wa nai
Hitsuyou nai suteruyo

Shinzo ni mo nai nou ni mo nai
Doko ni mo mi atara nai kokoro
Futari no aida nara tashika ni kanji rareru

Ae nai hi no sabishi saga hora
Isshoni iru jikan no
Jyuujitsu sa wo shomei shita
Ah tokubetsu na toki ni kawatteku yo

Omoi wo jishitan ja nai nee nee
Tsutaetai shinjo ga nee

Tonari de koko dotte toki ni kotoba ga
Konna ni afure teru no ni nani mo ie naku naru

Taisetsu na koto wa taisetsu to omou koto wo
Arikitari na kotoba ni
Zenbu wo komeru yo

Shinzo ni mo nai nou ni mo nai
Doko ni mo mi atara nai kokoro
Kimi wo omou toki wa tashika ni atsuku yureteru

Oku sen no meguri ai no naka de
Saigo made kimi no koto wo
Boku wa hoshi ga aru darou
Kirei ni kikazaru tame no kotoba

Sonna mono ni imi wa nai
Hitsuyou nai suteruyo
Shinzo ni mo nai nou ni mo nai
Doko ni mo mi atara nai kokoro

Kimi to iru toki wa tashika ni kanji teru
Yasashiku sono subete wo
Tsutsumi kon de yuku

It's time now
See me now
Yatto deaetanda ne
-----------------------------------



Translation

It's time now
See me now
At last, we were able to meet

From the beginning
We live being compared to someone

But I still smile

In this world, two people can wish each other happiness
My bad days reflect on you, your tomorrow became my everything

Out of 100 million coincidental encounters, untill the end I've been wishing for this one
Beautiful words are unnecessary, there is no need for them, let them go
You cannot find a heart in the mind, nor in the brain
But between the two of us, you can certainly feel it

You know, loneliness of the days when we couldn’t meet
Proved the perfection of the times when we were together
Those will be the special times for me

Hey, hey, I’m not denying my feelings
Hey, I want to tell you how I feel

To be next to you, I have so much to tell you , but I can’t bring myself to tell you all
Everything that I treasure and what’s important for me, I can only express in the most ordinary words
You cannot find a heart in the mind, nor in the brain

Out of 100 million coincidental encounters, this last one is the one I was wishing for
Beautiful words are unnecessary, there is no need for them, let them go
You cannot find a heart in the mind, nor in the brain
I’m sure you can feel everything, while I gently hold you

It’s time now
See me now
At last, we were able to meet


*all credits to ohitstanya *

Kamis, 26 Mei 2011

Supir "Burung Biru"

Yap, burung biru. Cerita kali ini tentang kekecewaan gw sama supir dari salah satu grup angkutan umum yang selama ini gw derajatnya di mata gw itu tinggi, karena kedisiplinan dan keramahan sang Supir, yaitu si Burung Biru.
Jadi, pada suatu hari gw ke kampus dengan membawa pempek buat temen-temen gw, oleh-oleh dari Lampung, karena nyokap gw baru pulang dari Lampung, dan pempeknya masih mentah dan harus digoreng dulu. Dan akhirnya gw sama temen-temen memutuskan untuk menggoreng itu pempek di rumah dari salah satu mereka yang dekat sama kampus lokasinya, sambil menunggu jadwal kuliah berikutnya. Dan kita memakai 'si Burung Biru' untuk ke sana, karena kalau mau ke rumah temen gw itu harus naik ojek dari tempat berhenti angkot, dan pada saat itu kami berpikir bahwa daripada ribet mendingan naik si Burung Biru itu. Setelah mendapatkan si Burung Biru dan naik ke angkutan tersebut, gw duduk di depan, dan temen-temen gw di belakang, dan ditanyain sama supirnya mau ke mana.. Kira-kira seperti ini lah percakapan kami dengan si Supir dari awal kita naik angkutan itu sampai turun dari angkutan tersebut.
Supir       : "..Mau ke mana?.."
Temen gw (S): "UMJ pak, belakang UMJ.."
Supir       : "....Ck...." *dengan tampangnya yang agak sedikit bad mood
Dan gw pun langsung berpikir setelah melihat tampangnya yang tiba-tiba bad mood, pasti bakalan ga enak nih..
Selama perjalanan, temen-temen gw ngobrol dengan santainya, dan feeling gw mulai ga enak. Pada saat sampai di depan UMJ, temen gw pun memberitahu kepada si Supir arah menuju rumahnya.
Temen gw (S): "Di depan belok ya mas, terus entar lurus aja..."
Supir       : "...Iya tau, belakang UMJ kan..." *masih dengan tampang bad mood nya dia.
Temen-temen gw yang tadinya lagi asik ngobrol langsung diem, dan feeling gw makin ga enak. Dan lagi-lagi gw berpikir dan berkata dalam hati, "Yaelah, gausah ditanggepin dengan jutek juga kali mas, kan kita cuma ngasih tau..".
Mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi dan mengikuti jalur sesuai jalur jalan tersebut. Dan karena ada persimpangan jalan, temen gw pun memberitahu arahnya..
Temen gw(S)     : "Belok kiri ya mas.."
Temen gw(I)     : "Eh bukan kiri! Kanan mas, kanan.."
Gw dan temen gw : "Kiri!"
Dan tiba-tiba mobil berhenti tepat di persimpangan jalan tersebut, gw dan temen-temen gw kaget. Dan tiba-tiba ada motor yang mengklaksoni mobil kita.
Supir       : ". . ."
Gw          : "...Kiri bang..."
Temen gw(I) : "..Eh, kiri apa kanan sih ini???"
Gw          : "Kiri cumi. Kiri bang, kiri.."
Supir     : "...Astaghfirullah...Kasian tuh motornya, gabisa lewat..." *masih dengan tampangnya yang bad mood dan jutek.
Gw diem, temen-temen gw diem. Suasana makin ga enak.
Dan akhirnya, sampai di depan rumah temen gw, dan semua nya turun duluan kecuali gw. Argo nya menunjukkan harga yang harus kita bayar, yaitu Rp. 11.800,-. Dan gw mengeluarkan uang dan kasih ke abangya Rp. 11.000,-. Tapi, uangnya ga diambil sama dia. Dia cuma ngeliatin uang Rp. 11.000,- yang ada di tangan gw.
Supir       : "....."
Gw          : "....."
Dan akhirnya dia mengambil uang yang ada di tangan gw, tapi cuma 1 lembar.
Supir       : "Udahlah neng, Rp. 10.000,- aja, Rp. 1000,- nya buat amal."
GW          : "Oh, yaudah. Makasih ya mas."
Supir       : "...Ya..."
Dan gw pun langsung turun dari mobil. Si Burung Biru pun langsung menge-gas mobilnya dan melaju dengan kecepatan tinggi. Temen-temen gw masih di depan pintu masuk rumah, sambil menunggu gw dan temen gw yang lain yang sedang ngobrol dengan temannya. Dan gw, langsung melempar dompet gw ke lantai.
Gw         : "Ah sialan! Emangnya gw apaan? Emangnya gw ga mampu apa, sampai2 tu supir ngasih gw amal Rp. 1000,-!!!!
Temen2 gw   : "Hah? Kenapa sih??"
Gw          : "Itu tuh! Tadi kan gw ngasih Rp. 11.000 ke dia, soalnya kan argonya Rp. 10.800,-, eh dia cuma ngambil Rp. 10.000,-, dan dia bilang Rp. 1000,- nya buat amal!!!!
Temen2 gw   : "Eh serius????"
Temen gw(S) : "Wah, dari awal gw emang udah curiga tuh ama supirnya!"
Gw        : "Apalagi gw, gw yang duduk di depan, di samping dia, dan selalu ngeliat tampangnya yang jutek".
Temen gw(S) : "Apa karena kita deket jaraknya? Ah, tapi biasanya ga kaya gitu ah."
Gw          : "Iya, biasanya kan ga kaya gitu. Secara, Burung Biru, yang selama ini kita selalu dilayani dengan baik. Ah, langsung turun deh tuh derajatnya di mata gw. Dan yang paling gw ga suka, dia sampai2 nyebut 'Astaghfirullah' coba, emang kita apaan?!


Hmm.. Kita sebagai konsumen, harusnya dilayani dengan baik, walau pun jarak tempuh nya hanya beberapa kilo meter saja. Dan sepertinya, emang tu Supir yang bermasalah deh, karena selama ini gw sama temen-temen gw udah sering naik angutan itu dengan jarak tempuh beberapa KM doang, dan kita ga pernah ada masalah. Dan baru aja kemarin gw dan temen-temen gw pergi ke rumah temen gw yang itu lagi, dan naik angkutan itu lagi, dan kita dilayani dengan baik. Tapi, gw masih suka burung biru kok, dan selamanya gw akan menggunakan si burung biru. Mungkin emang abangya lagi ada masalah kali ya..
Hah, yasudahlah~